Hidup Bahagia Kaya Raya Ala Jon Jandai


Jon Jandai adalah seorang petani dari Thailand. Dia adalah pendiri PunPUn, sebuah organisasi petani organic dan pelatihan di Thailand Utara. Dia bukanlah seorang kaya raya, dia adalah seorang petani sederhana yang memiliki pemikiran yang sangat unik dan berbeda tentang hidup. Presentasinya di TedX telah ditonton 3 juta kali sejak pertama kali di upload.

TedX adalah sebuah forum yang menampilkan pembicara dari berbagai bidang keahlian dan pemikiran. Mereka adalah orang-orang yang terbukti memberikan kontribusi bagi kehidupan dan masyarakat luas.

                              Video presentasi Jon Jandai di TedX

Cerita diawali ketika Jon Jandai yang merasa hidupnya miskin di Desa. Berusaha merubah nasib untuk menjadi orang sukses dengan bertarung melawan kerasnya kehidupan di Bangkok. Iya harus kerja keras dan belajar dengan sangat giat untuk sukses. Namun kehidupan tak kunjung berpihak padanya. Ia harus bekerja keras meski terkadang hanya makan semangkuk mie atau sepiring nasi goreng setiap hari.

Begitupula dengan kegiatan di kampus tempat ia kuliah tampak begitu membosankan. Ia melihat semua ilmu yang dipelajari sangat destruktif atau merusak. Ia melihat ketika seorang sukses menjadi seorang insinyur atau arsitek maka makin banyak alam yang dirusak, makin banyak gunung yang diruntuhkan. Tanah-tanah kian banyak banyak diratakan kemudian dilapisi beton-beton.

Begitupula dengan teknologi pertanian yang setiap hari hanya berusaha menghasilkan produktifitas dengan cara meracuni tanah, merusak air dengan segala jenis kimia. Jon Jandai memang aneh dan melihat sesuatu dengan cara yang berbeda.

Dia membandingkan dirinya dengan temannya yang sangat pintar, memiliki prestasi akademis yang sangat baik, namun menghabiskan waktu 30 tahun untuk memiliki rumah. Lalu bagaimanakah dengan dirinya yang putus kuliah dan tidak memiliki perkerjaan yang bagus?

Akhirnya Jon Jandai memutuskan untuk kembali ke desanya. Dia memulai segala dengan cara tradisional. Yakni bertani. Hanya dengan waktu 2 bulan dia bisa menghasilkan banyak padi. *di Thailand mereka menghasilkan pada hanya  2 bulan.

Yang jauh dari cukup untuk memberi makan anggota keluarganya yg berjumlah 6 orang. Bahkan sisanya bisa untuk dijual. Berbeda ketika dia harus kerja keras dibangkok sepanjang tahun namun hanya bisa memakan semangkuk mie setiap hari.
 
Kemudian dia bercerita bagaimana ia membangun rumah dengan cara membuat sendiri batu bata. Hanya dengan meluangkan waktu 2 jam setiap hari. Dalam waktu 3 bulan dia bisa memiliki rumah. Berbeda dengan temannya yang harus membayar selama 30 Tahun. Dia merasakan dirinya sangat puas walau hanya memiliki rumah kecil yang sangat sederhana. Namun dia memiliki ketenangan yang sangat luar biasa. 

Dia tidak perlu memikirkan membayar hutang. Hidupnya sangat rileks dan bisa menikmati waktu dengan sangat nyaman. Hingga bisa memiliki waktu untuk mengenal dirinya sendiri dan berbahagia. Dia merasa memiliki kebebasan yang diimpikan semua orang.

Begitupula dengan cara berpakaian Jon juga sangat sederhana. Dia mengatakan bahwa kita takkan pernah bisa mengikuti fashion karena fashion akan terus bergerak dan bergerak. 

Pesan moral yang bisa ditangkap dari pesan Jon Jandai adalah : 

-Hidup ini mudah, berpikirlah sederhana.
-Hiduplah sesuai kemampuan jangan terlalu mengejar dan ingin memiliki sesuatu yang sangat prestisius, keren, terlihat perlente, dengan segala pernak pernik pujian yang membuat ego dan harga diri melambung. 

Namun dibalik sesuatu yang dipaksakan dan tidak sesuai kemampuan akan membuat kita tersiksa. Mungkin itulah makna kekayaan sejati bagi Jon. 

Tentunya setiap orang memiliki definisi berbeda dalam memandang kesuksesan. Semuanya bebas bebas saja sesuai keinginan, dan bebas dalam memandang hidup.

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.