MENGENAL HOME SCHOOLING UNTUK ANAK

Home Schooling atau bahasa Indonesianya Sekolah di Rumah, adalah pendidikan tidak formal untuk anak-anak dari usia dini hingga remaja. Di mana anak-anak tidak disekolahkan di sekolahan resmi layaknya anak-anak lain. Anak-anak menjadi tanggung jawab penuh orang tuanya terhadap pendidikan anaknya.

Membutuhkan sebuah keberanian berpikir dan bersikap untuk memutuskan pendidikan anak untuk Home Schooling. Biasanya hanya orang-orang tua dengan kemampuan berpikir di luar kotak yang berani melakukan ini.

Tentunya dibutuhkan pula pengetahuan dan tanggung jawab extra bagi orang tua untuk melakukan home schooling. Namun jangan khawatir di era tanpa batas kemampuan dan keahlian bisa anda pelajari. Yang terpenting adalah kemauan keras untuk memberikan yang terbaik untuk masa depan anak. Namun jika anda merasa masih sangat kurang kemampuan mendidik.

Metode pendidikan home schooling tentunya berbeda dengan metode pendidikan formal yang lebih focus kepada hafalan, dan dasar-dasar ilmu sains. Home schooling lebih menitik fokuskan kepada pendidikan karakter, life skill, kreatifitas, problem solving, dan mengeksplorasi bakat-bakat khusus anak.

Banyak orang tua di kota-kota besar yang memilih Home Schooling untuk anaknya karena menganggap pendidikan formal tidak bisa memuaskan dan tidak sesuai dengan kebutuhan seorang anak. Di mana anak dipaksa untuk mempelajari banyak hal tanpa memperhatikan bakat khusus dan kemampuan unik sang anak. Akibatnya anak mudah stress, mudah emosi dan terlibat kekerasan sesama siswa. Belum lagi masalah lain seperti Bullying, Perkelahian antara pelajar atau lingkungan yang buruk.

Kemampuan alami sang anak tidak bisa dikembangkan dengan sempurna. Bahkan beberapa mungkin bingung dengan kemampuan mereka karena sama sekali tidak pernah dieksplorasi. Semua dipaksakan untuk pintar berbagai hal. Setiap manusia memiliki kemampuan dan bakat alami yang unik. System pendidikan kita tidak mewadahi itu.

Salah satu kesalahan terbesar orang tua adalah menyerahkan semua proses pendidikan anak pada guru dan sekolah. Tidak pernah disadari bahwa guru juga memiliki keterbatasan dalam mendidik banyaknya siswa dengan berbagai karakter. Hingga sangat sulit untuk memberikan fokus kepada bakat alami anak kita. Terlebih lagi system pendidikan kita yang memang tidak mewadahi itu.

Anak-anak yang dididik dengan metode home schooling tentunya akan menjadi anak-anak mandiri dengan bakat dan keahlian yang sesuai dengan panggilan jiwa mereka. Mereka akan terlatih untuk kreatif, dan bisa memecahkan berbagai persoalan. 

Hal ini seperti perjudian memang buat anda yang merasa bahwa anda tidak memiliki kemampuan untuk mendidik anak seperti ini. Jadi syarat orang utama orang tua yang ingin melakukan home schooling adalah lebih dulu mendidik diri mereka agar bisa berpikiran terbuka untuk belajar dan belajar, menikmati hidup, tetap survive dan menghasilkan tanpa terikat oleh system.

Tentunya setiap pilihan harus dengan pertimbangan matang. Persiapan dan tanggung jawab yang besar, karena menyangkut masa depan dan pendidikan anak-anak. Ada baiknya sebelum memutuskan berdiskusi dengan pakar Home Schooling seperti Ayah Edi dan lain-lain.

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.