Tanjung Harapan : Desa Penjaga 3 Budaya

Mendengar kata Tanjung Harapan mungkin imajinasimu akan langsung teringat sebuah tempat indah di Afrika sana. Namun ketahuilah Tanjung Harapan yang saya tulis ini adalah sebuah Desa yang berada di Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartenagara Kaltim

Sebuah desa kecil dengan keunikannya tersendiri. Sebuah desa yang kaya akan budaya leluhur. Jika kamu ingin belajar tentang kebhinekaan, kerukunan umat beragama dan demokrasi maka datanglah ke desa ini.

Desa ini memiliki 3 Suku & Budaya yang berbeda yakni Kutai, Dayak dan Jawa. Masing-masing berada di desa yang berdampingan dengan rukun dan damai sejak puluhan tahun lalu.Tanjung Harapan yang dipimpin oleh Kepala Desa bernama Harun ini, merupakan induk desa yang membawahi dua desa lain yakni :

Desa Mulia Harapan. Desa yang mayoritas penduduknya merupakan Suku Dayak Benuaq dan mayoritas menganut Agama Kristen. Desa ini sangat menjunjung tinggi adat dan budaya mereka yakni adat dayak. 
Image Source : Ariel Wicky
Desa ini juga sangat kuat dan teguh dalam melestarikan kebudayaan dan kesenian mereka. Hampir setiap tahun mereka mengadakan Acara Ngungu Tahun dan Melontang (Semacam Erau Adat ). Jika kamu ingin menyaksikan acara penyembuhan tradisional ala belian. Maka datanglah ke desa ini. Mereka masih sangat teguh dengan tradisi ini.


Desa Sinar Harapan. Desa ini mayoritas penduduknya adalah Suku Jawa. Namun jangan kaget jika mereka sangat pintar berbahasa kutai. Ini menandakan mereka sangat bisa membaur dan menghargai budaya setempat. Filsafat Dimana tanah dipijak di sana langit dijunjung sepertinya sangat mereka terapkan dalam keseharian mereka. Jika ingin menikmati indahnya persawahan dan membeli berbagai jenis buah maka datanglah ke desa ini. Mereka juga masih erat menjaga kebudayaan mereka lho. Kamu masih bisa menikmati Reog dan Jaranan di Desa ini jika ada acara hari besar atau ada tamu kehormatan. 
Image Source : Ariel Wicky
Untuk desa Tanjung Harapan sendiri yang mayoritas Suku Kutai. Tentunya Hal-hal berbau kutai adalah keseharian di sini. Hal paling unik adalah adanya Lomba Balap Ketinting atau perahu Motor. Mayoritas orang Kutai sangat dekat dengan sungai Mahakam. Jadi tidak heran jika mereka sangat ahli mengendalikan kendaraan ini. 

Image Source : hendi

Layaknya Balap pada Moto GP balap ces juga membutuhkan keahlian yang sangat tinggi. Mesin yang disetting khusus untuk balapan, serta perahu yang dirancang agar bisa memiliki kecepatan sangat tinggi membuat olahraga air ini sangat memacu adrenalin dan sangat asyik untuk ditonton.
image source : hendi
Image Source : hendi



Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.